Banyuwangi, Transisinews – 29 Juni 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Langkah nyata ini diwujudkan dengan menyalurkan stimulus berkelanjutan kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) Jemparing Wangi di Lingkungan Kalipuro, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Program strategis tahun ini difokuskan untuk memperkuat UMKM Batik Kalipuro sekaligus menggerakkan roda kemandirian perempuan di kawasan wisata Papring.
Inisiatif ini dirancang sebagai upaya konkret untuk meningkatkan kapasitas produksi, standar kualitas, serta daya saing Batik Kalipuro di pasar domestik maupun internasional. Selain itu, program ini menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui pengembangan industri kreatif berbasis budaya.
General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari visi besar PLN untuk menyelaraskan pembangunan infrastruktur dengan kesejahteraan sosial masyarakat sekitar.
“Melalui program TJSL ini, PLN ingin mendorong lahirnya para pelaku usaha batik mandiri dari kalangan perempuan, meningkatkan skala pendapatan keluarga, sekaligus melestarikan warisan adiluhung Banyuwangi agar memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan,” tegas Hendro.
Sebagai bentuk dukungan komprehensif, pada tahun 2026 ini PLN UIP JBTB menyalurkan bantuan berupa satu paket Pelatihan Batik Semi Tulis dan Tulis, satu paket Pelatihan Digital Marketing khusus produk batik, serta fasilitasi legalitas usaha krusial berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Rangkaian pelatihan batik tersebut diselenggarakan secara berkala pada tanggal 19, 20, 21, 26, 27, dan 28 Juni 2026, dengan melibatkan kaum perempuan dan warga setempat yang antusias membangun sumber penghasilan baru.













