Polri

BBM Ilegal Menjadi Atensi Kapolda, Kapolres AKBP Albert Perintahkan Kasat Res Dan Intelkam Menindak Tegas Praktek Solar Bersubsidi

mmcnews00
×

BBM Ilegal Menjadi Atensi Kapolda, Kapolres AKBP Albert Perintahkan Kasat Res Dan Intelkam Menindak Tegas Praktek Solar Bersubsidi

Sebarkan artikel ini
Img 20240320 141446 720

Bitung- Transisinesw.Terkait praktek BBM ilegal yang sudah menjadi atensi Kapolda Sulawesi Utara dan khusus Di- Kota Bitung yang maraknya aksi mafia BBM bersubsidi dipompa SPBU kini menjadi Trending topik disalah satu Media nasional

Hal tersebut dilibatkan oknum anggota Intelkam dari polres Bitung, Dugaan telah melakukan kegiatan praktek BBM Jenis solar bersubsidi di pompa SPBU BCL.

Oknum yang disinyalir dalam pemberitaan disalah satu media Online Inanews, diduga oknum Inisial E terlibat dalam praktek BBM solar bersubsidi dan meminta japri kepada supir yang akan antri melakukan tab Solar dipompa SPBU

Atas keterlibatan anggota Intelkam polres Bitung yang disinyalir disalah satu media Inanews, mendapatkan bantahan keras dari Kapolres AKBP Albert Zain,

Menurut Kapolres terkait adanya pemberitaan disalah satu media bahwa di beritakan personil intelkam polres bitung terindikasi terlibat mafia BBM. tidak benar dan Fakta dilapangan yang didapatkan berdasarkan hasil penyelidikan paminal polres bitung.

“Anggota Tersebut dilengkapi surat perintah tugas tertanggal 9 maret 2024 yang isinya melakukan pengawasan terkait distribusi BBM di seluruh SPBU yang ada dikota bitung. guna antisipasi terjadinya penyalahgunaan BBM solar bersubsidi.

Pada saat kejadian, personil intelkam polres bitung kelokasi karena adanya telpon dari pengelola SPBU. BCL manembo nembo dimana ada terjadi keributan antara pembeli BBM di SPBU sehingga personil intelkam turun ke TKP untuk menertibkan. Kondisi yang ada Dilapangan dan anggota tersebut Berpakaian seragam intelkam hitam putih dan hasilnya situasi menjadi aman dan tertib. Jelas kapolres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *