Sel. Okt 15th, 2019

transisinews.com

Membangun Persatuan Bangsa

Paskibraka 17 Agustus 2019 Tidak Wajib Pakai Celana Panjang

1 min read

TRANSISI, – Kementerian Sekretariat Negara memastikan pemerintah tetap memperbolehkan rok untuk digunakan oleh pasukan pengibar bendera pusaka  atau Paskibraka saat upacara pengibaran Bendera Merah Putih, pada 17 Agustus 2019. Penggunaan rok dibatasi hanya untuk perempuan yang tak mengenakan hijab.

“Jadi untuk anggota Paskibraka, kita putuskan bagi yang memakai hijab memakai celana panjang, dan yang tidak pakai hijab, masih memakai rok,” kata Sekretaris Kementerian Sekretaris Negara Setya Utama, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 30 Juli 2019.

Setya menegaskan keputusan ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2018 tentang Tata Pakaian pada Upacara Kenegaraan dan Acara Resmi. Adapun alasannya, adalah untuk menonjolkan keberagaman yang ada di dalam tubuh Paskibraka.

Ia menyebut, saat ini di antara 34 anggota perempuan Paskibraka, ada 22 orang yang menggunakan hijab, dan 12 yang tak berkerudung.

“Diputuskan karena ini keragaman dan kita tahu juga bahwa undangan dalam HUT 17 Agustus tersebut memakai baju nasional yang menyimbolkan keberagaman juga,” kata Setya. (Reza)

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *