Rab. Jul 17th, 2019

transisinews.com

Membangun Persatuan Bangsa

Tokoh Kerajaan Halal Bihalal FSKN 2019 “Merajut Persatuan Bangsa dalam Ke-Bhinekaan Tunggal Ika”

2 min read

TRANSISI,- Forum Silaturahmi Keraton Nusantara menggelar acara Halal Bihalal FSKN 2019 dengan mengusung tema, “Merajut Persatuan Bangsa dalam Kebhineka Tunggalikaan”. Bertempat di Hotel Sultan Jakarta, Senin (24/6/2019).

Dalam kegiatan itu hadir sejumlah tokoh-tokoh nusantara dengan memberikan semangat dan motivasi kepada Negara dalam kebhinekaan Tunggal Ika ini untuk terciptanya kedamaian dan ketentraman kepada masyarakat luas.
Tokoh dari keraton Kasepuhan Cirebon, keraton Solo Surakarta, dan tokoh Ngayogjo  Hadingingrat dan lain sebagainya tampak hadir pada acara Halal Bihalal FSKN 2019 tersebut.
Pangeran Raja Adipati Arif Ratadiningrat, SE, Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Paduka Mulia Gusti Sultan Sepuh ke- 14 Keraton Kasepuhan Cirebon mengatakan kepada awak media, ” bahwa pada 17 April 2019 yang lalu bangsa Indonesia telah melalui proses pemilihan umum untuk memilih Presiden dan wakil Presiden, anggota DPR, DPD dan anggota DPRD, baik provinsi maupun kabupaten kota. Kita patut bersyukur dan mengaspresiasi semua pihak bahwa proses pemilu telah berjalan lancar  aman dan damai.
Tidak lupa, Kami FSKN juga mengucapkan selamat kepada yang mulia Ir. H. Joko Widodo bersama Prof. Dr KH. Maruf Amin yang telah ditetapkan oleh KPU sebagai pasangan Presiden dan wakil Presiden terpilih untuk periode 2019-2024 yang telah diumumkan.
Sebagai negara yang berlandaskan hukum tentunya FSKN tetap menghormati mekanisme proses hukum yang masih sedang berjalan di Mahkamah Konsitusi (MK).
“Diharapkan semua komponen bangsa dapat menerima dengan lapang dada apapun keputusannya demi persatuan kesatuan dan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara di negara kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, agar kembali kepada Persatuan dan Kesatuan Bangsa, katanya.
Halal bihalal ini merupakan momentum istimewa sebagai perekat silaturahmi FKSN menjadi nomor satu perbedaan budaya Indonesia, sehingga persatuan Indonesia semakin kokoh. Raja dan sultan se-nusantara sebagai benteng pertahanan budaya bertanggung jawab mengajak seluruh masyarakat bergotong – royong membangun bangsa ini, tambahnya.
Pangeran Raja Adipati menegaskan, FKSN yakin apa yang sedang dalam proses MK, pastinya menjunjung Profesional dan Mekanisme dalam perundangan yang ada, ungkap Pangeran Raja Adipati. (Rei)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *