Sab. Jul 20th, 2019

transisinews.com

Membangun Persatuan Bangsa

Tingkatkan Pendapatan BUMDES, Kinerja Harus Ditingkatkan

3 min read

TRANSISI,- Relawan Lingkaran Satu sebagai pendukung pemerintahan yang saat ini sebagai Petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi), Mendukung sepenuhnya Keberadaan Desa–desa di Indonesia agar perekonomian didaerahnya meningkat. Hal ini dikatakan Ketua Umum Relawan Lingkaran Satu D. Reinaldi di ruang Aula Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Jakarta, 22/5/2019.

Ketua Umum Lingkaran Satu D.Reinaldi, membenarkan akan adanya Pemberian sanksi kepada pejabat desa melalui BumDes untuk mencegah maraknya kasus penyelewengan dana desa yang masih saja banyak laporan terkait penyelewengan dana desa yang diterima di Kementerian Desa.

Sebelumnya, marak penyelewengan dana desa dengan modus pemotongan dana desa di tingkat Kecamatan, terangnya.

Dia menambahkan, tiap tahun pemerintah melalui kementerian Desa menambah besaran anggaran untuk dana desa. Seperti tahun 2018, alokasi dana desa dari APBN diperkirakan mencapai sekitar Rp 120 triliun dan akan terus di tingkatkan lagi.

Menanggapi keluhan Transisinews.com  Ketua Umum Relawan LingkaranSatu ini menghimbau, “untuk mempersilakan masyarakat melalui pemerintah daerah untuk saling mendukung dan hingga perlu menambah tenaga pendamping tambahan. “dan disesuaikan kemampuan nya loh, jawabnya kepada media.

Selain atas dasar modal lanjut Reinaldi potensi yang dimiliki masing-masing desa itu berbeda-beda, ada beberapa BUMDesa yang paling cocok untuk bisa menonjol, antaranya, 1. BUMDesa bertipe serving alias BUMDesa yang menjalankan bisnis sosial yang bersifat memberi pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperoleh keuntungan profit dari pelayanan itu. BUMDesa ini menyasar sumber daya lokal yang dibutuhkan oleh seluruh masyarakat desa dan tidak bisa dilakukan oleh warga secara personal.

2.BUMDes yang bergerak di sektor keuangan alias berperan sebagai bank. Bentuknya lembaga kredit dengan bunga yang rendah. Tugasnya memberikan pinjaman bunga rendah untuk mendorong usaha-usaha milik warga agar meningkat produktivitasnya. Misi lembaga keuangan seperti ini sangat penting untuk melindungi warga dari cengkeraman lintah darat yang saat ini gentayangan di desa-desa dan mencekik leher warga miskin di sana tanpa badan hukum yang resmi.

3.BUMDes bersifat Renting atau menyewakan berbagai peralatan yang dibutuhkan warga dengan skala yang besar seperti penyewaan perangkat pesta, traktor, alat transportasi ruko dan lain-lain. Bisnis model ini biasanya dilakukan BUMDesa yang memiliki tanah kas di jalur-jalur strategis di desanya. Resiko bisnis ini tergolong rendah mengingat modalnya lebih pada barang atau bangunan dan mendapatkan income dari ongkos sewa yang ditetapkan.

4.BUMDes berjenis Brokering alias perantara. Jenis usaha yang dijalankan adalah menghubungkan komoditas yang dihasilkan desa seperti pertanian lalu BUMdesa menghubungkan dengan pasar atau menjalankan pemasaran. Tugas BUUMDesa seperti ini adalah membangun jaringan pasar yang luas sehingga warga mendapatkan harga yang bagus dan tidak jatuh ke tangan tengkulak yang selama ini menetapkan harga yang tidak adil untuk komoditas yang dihasilkan warga.

5.BUMDes Trading yaitu BUMDesa yang memproduksi barang-barang tertentu yang dibutuhkan warganya. Misalnya, mendirikan pabrik es untuk memenuhi kebutuhan masyarakat nelayan yang butuh mengawetkan ikan-ikan tangkapannya. Biasa didirikan pada masyarakat yang karakter mata pencahariannya homogen sehingga masyarakat bisa mendapatkan harga yang lebih murah pada produk penting yang mereka butuhkan.

6.BUMDes Holding yakni BUMDesa yang menjalankan usaha menghimpun berbagai potensi yang dimiliki masyarakat kemudian menciptakan pemasaran yang lebih luas bagi produk yang dihasilkan warganya. Bentuk BUMDesa ini bisa rupa-rupa usaha tergantung jenis komoditas yang dihasilkan warga desanya seperti desa yang menghasilkan banyak kerajinan tangan hingga desa wisata.

Sehingga apa yang menjadi target dari Pemerintahan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia itu dapat tercapai, dengan tidak terjadinya penyelewengan, ujarnya.( HS-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *