Ming. Agu 18th, 2019

transisinews.com

Membangun Persatuan Bangsa

Sekolah Digunakan sebagai Tempat Berpolitik, Guru SMA Dipecat

2 min read

TRANSISI BANTEN- Guru honorer di Kabupaten Tangerang, Banten, dipecat setelah kedapatan berfoto dengan pose dua jari dan pamer stiker calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno tersebar di Media Sosial.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin mengatakan, keenam guru tersebut dipecat satu hari setelah foto tersebut viral di media sosial pada Senin (18/3/2019) lalu.

“Iya betul dipecat, diberhentikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, karena pengangkatan oleh dinas,” kata Komarudin saat dihubungi koresponden Transisi melalui sambungan telepon, Kamis (21/3/2019).
Kepala BKD Komarudin mengatakan, pemecatan enam guru tersebut sudah sesuai aturan yang berlaku. Dimana salah satunya tidak boleh berkampanye di lembaga pendidikan termasuk sekolah.Sesua aturan KPU, terangnya.

“Ini kan kejadiannya di sekolah, dan kedua mereka walaupun non-ASN tapi digaji dari APBD, apalagi pakai seragam. Kalau tidak ada tindakan khawatir seolah-olah ASN tidak netral, khususnya di Banten” ujarnya.

Tersebarnya Foto tersebut menampilkan enam orang berseragam coklat khas PNS dengan logo Pemerintah Provinsi Banten didapati pada hari Senin lalu, dimana pose tersebut juga dilakukan di salah satu ruang kelas SMA Kronjo, di Kabupaten Tangerang tempat mereka sebagai honorer.(18/3).

Untuk itu, dalam hal ini kami tegaskan dan setelah berkonsultasi dengan pihak Bawaslu Banten, juga membenarkan tindakan ke enam guru honorer tersebut adalah salah, apalagi di badan mereka tampak mengenakan logo Pemda Banten, katanya.

Sementara itu,” Setelah ditelusuri, kita identifikasi itu, iya logo Pemprov Banten,” kata Komisioner Bawaslu Badrul Munir kepada siaran persnya. ( Naz)

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *