Alumni Jogja SATUkan Indonesia: Jokowi Akan Bersepeda dari Bundaran Bulaksumur

TRANSISI YOGYAKARTA,- Antusiasme Peserta Melebihi Ekspektasi terhadap perhelatan deklarasi “Alumni Jogja SATUkan Indonesia” yang akan digelar pada Sabtu, 23 Maret 2019, di Stadion Kridosono Yogyakarta, mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat.

Panitia terpaksa menutup pendaftaran di H-3 karena jumlah peserta yang mendaftar jauh melebihi jumlah yang ditargetkan oleh panitia sebanyak 30 ribuan bahkan sampai dengan H-1, panitia masih menerima banyak sekali permintaan untuk mendaftar

Membludaknya jumlah peserta, tak lepas dari antusiasme alumni Jogja dari berbagai daerah dan dari Jogja sendiri untuk menyambut kedatangan calon presiden pilihannya, Joko Widodo atau Jokowi.

“Mereka sangat bersemangat untuk hadir di acara deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia. Oleh karenanya, kami memohon maaf karena dengan terpaksa panitia telah menutup pendaftaran sebelum batas waktunya untuk peserta deklarasi yang masih terus mengalir,” kata Ketua Panitia, Ajar Budi Kuncoro.

Yang tidak bisa hadir langsung di stadion Kridosono diharapkan tetap bersemangat untuk memenangkan pasangan #01 Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin.

Lebih lanjut Budi Kuncoro juga meminta maaf kepada masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya dan para wisatawan yang datang ke Jogja apabila aktivitas dan mobilitasnya akan terganggu dengan acara deklarasi ini.

“Dengan segala kerendahan hati dan penuh ketulusan, kami memohon maaf kepada masyarakat apabila pada hari Sabtu, 23 Maret terjadi banyak kemacetan lalu lintas, terutama di sekitar venue kegiatan di stadion Kridosono, Yogyakarta.”

Acara Deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia ini merupakan puncak rangkain deklarasi alumni kampus dan SMA di berbagai daerah sebelum pelaksanaan kampanye terbuka. Dalam acara yang akan dihadiri oleh calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) besera ibu Iriana dan rombongan ini akan berlangsung mulai pukul 08.00 sampai 13.00 WIB. Sementara panitia sudah membuka pintu stadion (open gate) mulai pukul 05.30 WIB. Food truck dan penjual berbagai jajanan tradisional juga sudah siap melayani para pembeli.

Budi Kuncoro kembali menjelaskan, yang dimaksud dengan “Alumni Jogja” itu tidak secara ketat merujuk pada alumni dalam konteks akademis, tetapi semua lapisan masyarakat yang pernah/sedang memiliki “persentuhan” dengan Jogja atau Yogyakarta.

Persentuhan tersebut bisa terjadi dalam berbagai hal. “Bisa karena faktor pendidikan, domisili, perkawinan, urusan pekerjaan dan berbagai alasan lain. Maka, kepesertaan dalam acara ini memiliki kelenturan selaras dengan spirit Yogyakarta sebagai ‘Indonesia Mini’ yang mampu mengakomodasi semua kalangan,” papar Budi Kuncoro.

Berkaitan dengan kedatangan Jokowi, Budi Kuncoro menyebut ada sedikit perubahan. Jokowi tidak jadi bersepeda dari Stasiun Lempuyangan menuju Stadion Kridosono, melainkan akan bersepeda dari Bundaran Bulaksumur yang berada tepat di utara Rumah Sakit Panti Rapih. Dari titik ini, Jokowi bersepeda menuju lokasi acara selain didampingi oleh Ketua panitia juga akan didampingi oleh Andy F Noya, Budi Karya Sumadi, Achmad Charis Zubair (Tokoh Muhammadiyah alumni UGM yang juga Ketua Dewan Kebudayaan Kota Yogyakarta) serta diiringi oleh teman-teman kuliah Jokowi dari Fakultas Kehutanan UGM angkatan 1980 dan sekitar 500 orang dari komunitas sepeda onthel,” kata Budi Kuncoro sembari menambahkan, kedatangan di Kridosono akan disambut oleh atraksi kesenian reog Mahesa Nempuh Kraton Ngiyom pimpinan budayawan Bramantyo dan Kuda Lumping.

Sebagaimana telah diinformasikan sebelumnya, perhelatan ini akan dimeriahkan oleh grup musik legendaris God Bless, orkestra gamelan oleh Djaduk Ferianto dan Kua Etnika, Marzuki Mohamad “Kill The DJ”, NDX AKA, Sri Krishna dan lain-lain. Group Elek Yo Band tidak ketinggalan juga akan ikut menyemarakkan perhelatan ini dengan penampilan spektakuler oleh Budi Karya Sumadi, Basuki, Triawan Munaf, Teten Masduki, dan Hanif Dhakiri.

Selain itu, di dalam Stadion Kridosono juga ada pasar kangen, photo booth dan sebagainya. Di luar stadion, akan disediakan dua layar LED, sehingga para peserta yang tidak dapat masuk ke stadion dan mendekati panggung utama, lantaran membludaknya pengunjung, dapat menyaksikan acara-acaranya dari layar tersebut.

Pembawa acara Talk Show terkenal Andy F Noya akan menjadi MC dan memandu rangkaian acara deklarasi sejak Pak Jokowi dan Ibu Iriana hadir di Kridosono sampai selesai. Tidak ketinggalan, aktor kawakan Slamet Raharjo akan membacakan puisi Gus Mus. Ketika dimintai ijin puisinya akan dibacakan oleh Slamet Raharjo dalam acara Deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia, Gus menjawab: Diijinkan dengan bangga.

“Deklarasi Alumni Jogja” akan memuncaki seluruh rangkaian acara. Pembacaan deklarasi akan dilakukan oleh santriwati pemilih pemula dengan didampingi oleh para alumni Jogja dan seniman-budayawan seperti Budi Karya Sumadi, Basuki, Budi Kuncoro, Hj. Tri Kirana Muslihdatun (Anna Haryadi), Hanung Bramantyo, Djaduk Ferianto, Moh. Yamin, Achmad Charis Zubair, Bramantyo, Juki, dan lain-lain.

Dalam acara ini panitia mengharapkan kepada semua peserta untuk bisa berpartisipasi bersama-sama menggaungkan acara tersebut. Upaya penggaungan itu di antaranya mengunggah ke semua media sosial segala aktivitas yang baik, unik dan menarik yang ditemui dan dialami selama deklarasi. Diharapkan, pengunggahan itu dilengkapi dengan tagar #AlumniJogjaSATUkanIndonesia ditambah dengan tagar yang menyejukkan proses kontestasi politik ini.

Budi Kuncoro optimis bahwa Alumni Jogja mampu berada di garda depan dalam hal berpolitik secara santun, berkeadaban dan berbudaya.( Feri – red)

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *