Sab. Jul 20th, 2019

transisinews.com

Membangun Persatuan Bangsa

Serda Subur Babinsa Tamansari Cek Antisipasi Kelangkaan dan Kestabilan Pupuk

2 min read

TRANSISI DEMAK,- Ketersediaan pupuk pertanian pada kios-kios resmi harus terus tetap terjamin keberadaannya untuk memenuhi kebutuhan para petani di wilayah demi kelancaran proses tanam pada Masa Tanam (MT) Padi Tahun 2019.

Melalui pengecekan secara langsung di kios-kios resmi itulah dapat diketahui stok pupuk yang ada sehingga dapat diantisipasi dan dipastikan para petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk terlebih pupuk bersubsidi.

Seperti halnya yang di lakukan Babinsa Koramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak Serda Subur yang melakukan pengecekan harga pupuk bukan hanya di kios-kios resmi,namun kali ini Babinsa Serda Subur mengecek langsung ke petani yang selesai membeli pupuk dari pengecer di rumah Bapak Kasmudi Dukuh Jetis RT 02/3 Desa Tamansari, Rabu (16/01/19)

Saat dikonfirmasi Serda Subur mengungkapkan, pengecekan ketersediaan dan harga pupuk yang difokuskan pada pupuk bersubsidi ini, bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk dan harga yang ada di kios-kios pertanian termasuk distribusinya, sehingga tidak ada penyimpangan dan sesuai dengan alokasi kebutuhan di wilayahnya.

Masih lanjutnya, sesuai hasil pengecekan di tempat salah satu warganya Kasmudi (48) ketersediaan pupuk jenis Urea, Phonska ,Sp 36 dan Za serta pupuk organik di wilayah Desa Tamansari hingga saat ini masih aman dan tidak mengalami kelangkaan. Demikian pula dengan harganya sudah sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah serta terjangkau oleh para petani, ucapnya.

Terpisah, Danramil 0716-12/Mranggen, Kapten Inf Rahmad sugiarto, membenarkan, bahwa para Babinsa selalu melakukan pemantauan ketersediaan pupuk di wilayah binaan untuk mengetahui stok pupuk langsung kepetani bukan hanya yang ada di kios-kios pertanian saja hal tersebut dikaitkan dengan alokasi kebutuhan kelompok tani (Poktan) yang ada di wilayah tersebut.

Hal ini dilakukan, lanjut Danramil, guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan akibat penimbunan ataupun penyimpangan dalam pendistribusian di luar alokasi RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok), sehingga ketersediaan pupuk khususnya pupuk bersubsidi tetap terjamin sesuai alokasi kebutuhan para petani yang ada di wilayah masing masing serta tidak terjadi permainan harga sampai di tingkat konsumen.

Terjunnya para Babinsa ini sebagai bagian dari upaya khusus pendampingan ketahanan pangan dalam mendukung dan mensukseskan pencapaian swasembada pangan yang diprogramkan pemerintah, pungkasnya.

(pendim 0716/Demak/feri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *