Bagi yang Suka Tantangan: Tip perjalanan Haji agar tidak menunggu lama dan dengan biaya murah

Transisinews –  Di Indonesia, istilah-istilah dalam perjalanan haji ada bermacam-macam penyebutan misalnya haji ONH Biasa, haji ONH plus, dan ada sebutan, meskipun bagi kebanyak orang istilah ini belum lazim yaitu haji Backpaker.

Haji backpacker merupakan istilah baru bagi kebanyakan orang. Haji ini menjadi solusi, terutama bagi orang yang suka tantangan dan berjiwa pengelana.

Haji Backpaker, menjadi salah cara bagi orang yang tidak mau menunggu di tengah lamanya waktu tunggu haji reguler,  di beberap daerah di Indonesia bahka ada yang menunggu hingga puluhan tahun. Bagi orang yang mempunyai uang lebih solusinya dengan mendaftar haji ONH Plus.

Melakukan perjalanan haji backpacker lebih irit dibanding haji ONH Plus, dan tentu agar perjalanan haji Backpaker anda legal, anda harus bersusah payah sedikit, dengan mengurus dokumen-dokumen resmi terkait dengan perjalanan haji dengan mengajukan rekomendasi ke instansi-instansi terkait seperti ke Kementeria Pemuda dan Olahraga, karena ini ada hubungannya dengan olahraga. Kemeterian Luar Negeri, Ke Polda di daerah asal dan diteruskan ke Mabes Polri, dan jika perlu ke instansi-instansi lain.

Hal-yang perlu dimiliki dalam perjlanan haji backpaker adalah:

  1. Memiliki Paspor yang masih berlaku, minimal satu tahun
  2. Visa dari negara-negara yang dilewati
  3. Visa haji dari kerajaan Arab Saudi, bisa diurus di negar-negara yang dilewati seperti di Thailand, Myanmar, Kamboja, atau negara-negara lainnya.
  4. Vaksin kesehata,
  5. Biaya pembiayaan otoritas haji di Jeddah
  6. Akomodasi selama perjalanan hingga pulang
  7. Pakaian ihram

Biaya ini tentu termasuk murah dan efisien jika dibanding dengan haji reguler, dan apalagi haji ONH Plus. (adz)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *