Kanker Prostat Bisa Diprediksi dari Panjang Jari Telunjuk

Transisinews – Kanker prostat merupakan jenis kanker yang mempengaruhi kelenjar prostat pada pria. Kelenjar prostat adalah kelenjar berukuran kenari kecil yang berada di antara kandung kemih dan alat kelamin pria.

Kelenjar prostat merupakan bagian yang sangat penting dari sistem reproduksi laki-laki, karena fungsinya adalah untuk mengeluarkan cairan yang menyuburkan sperma, dan cairan ini berejakulasi bersama dengan sperma selama berhubungan seksual dan membantu dalam pembuahan.

Ketika ada pertumbuhan abnormal dan penggandaan sel kanker di kelenjar prostat, ini dapat mengarah pada kanker prostat. Jika didiagnosis pada tahap awal, biasanya kanker prostat masih bisa diobati. Namun, jika diketahui sudah pada tahap akhir akan sulit diobati dan dapat mengakibatkan kematian.

Sebuah studi baru-baru ini yang didistribusikan di British Journal mengungkapkan bahwa, pria yang memiliki jari telunjuk panjang, minim risikonya untuk merasakan ganas kanker prostat.

Dalam penelitian yang dilakukan University of Warwick dan Institute of Cancer, pria yang memiliki jari telunjuk lebih panjang dari jari manis, setidaknya memiliki risiko 33 persen lebih rendah untuk menetaskan pertumbuhan prostat dibandingkan pria dengan pola jari sebaliknya.

Sementara itu, profesor Ros Eeles dari ICR dan The Royal Marsden NHS Foundation Trust mengatakan, bahwa panjang jari manusia bisa digunakan sebagai alat penangkal sebuah penyakit. Menurut dia, hal itu bisa terjadi karena campuran variabel yang berbeda. Misalnya, riwayat keluarga atau faktor keturunan.

Penelitian tersebut dilakukan dengan cara memberikan contoh gambar jari yang berbeda. Dan, setiap partisipan yang dijadikan contoh penelitian diminta untuk mengukur jari-jari mereka.

Hasilnya, pria dengan jari telunjuk lebih panjang dari jari manis ,30 persen lebih rendah untuk menderita kanker prostat. Namun, jika mereka berada di bawah 60 tahun, 80 persen dari mereka lebih rentan untuk mengalami bahaya kanker prostat.

Studi ini menemukan bahwa ada hubungan antara presentasi hormon seks di dalam rahim dan panjang jari manusia. Jadi, si pemilik jari telunjuk lebih panjang secara pasti sedikit bahayanya untuk berhadapan dengan ganasnya kanker prostat. (adz)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *