Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Berita » WALIKOTA BANDUNG MENGHADIRI COACHING OPTIMALISASI PMPSM SECARA VIRTUAL

WALIKOTA BANDUNG MENGHADIRI COACHING OPTIMALISASI PMPSM SECARA VIRTUAL

(27 Views) Juli 2, 2020 8:22 pm | Published by | No comment

TRANSISI NEWS-Walikota Bandung Oded Muhammad Danial menghadiri Coaching Optimalisasi Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit (PMPSM) dengan KASN. Kegiatan coaching kali ini merupakan pertama kali antara KASN dengan Pemerintah Kota Bandung. Kamis 2 Juli 2020.

Acara yang dilakukan sejak pukul 09.00 ini berlangsung secara virtual melalui media video conference. Dalam sambutannya, Walikota Bandung, menekankan pentingnya sistem merit demi mewujudkan Reformasi Birokrasi.

“Sistem merit merupakan sistem yang mendasarkan kompetensi dan kinerja pegawai, penerapan sistem merit dalam pemerintahan sangat penting demi mewujudkan Reformasi Birokrasi” ungkap Oded.

Ditambahkan oleh Oded, sebagai wujud keseriusannya dalam menerapkan sistem merit di lingkungannya, pihaknya telah memerintahkan Sekretaris Daerah Kota Bandung untuk mendukung penuh dan melaksanakan hasil verifikasi yang dilakukan oleh KASN.

“Penilaian Sistem Merit yang dilakukan oleh KASN sangat penting” ujar Oded.
Menyambut pernyataan Walikota Bandung, KASN melalui Komisioner KASN Bidang Pengawasan Penerapan Sistem Merit Wilayah 2 Dr. Mustari Irawan M.P.A mengucapkan terima kasih atas kehadiran Walikota Bandung.

“Kami mengucapkan terima kasih untuk seluruh pihak yang hadir khususnya Bapak Walikota Bandung. Kami siap membantu dan selalu mendukung Kota Bandung dalam penilaian Sistem Merit”. Jelas Mustari.

Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit oleh Asisten KASN Bidang Pengawasan Penerapan Sistem Merit Wilayah 2 Dr. Andi Abu Bakar. Dari delapan aspek penilaian mandiri penerapan sistem merit, terdapat tiga aspek yang dibahas pada kegiatan kali ini.

Dari sub-sub aspek yang dinilai pada kesempatan ini, beberapa diantaranya sudah mendapatkan nilai empat.
“pada Pemerintah Kota Bandung sudah terdapat aplikasi Kepegawaian yang terkoneksi dengan SAPK, sub aspek ini saya rasa sudah layak mendapat nilai 4” jelas Abu.

Lebih lanjut Komisioner KASN Dr. Mustari Irawan M.P.A, juga memuji Pemerintah Kota Bandung yang telah memiliki Lembaga Asesmen sendiri.

“Kota Bandung lebih spesifik dari Kota dan Kabupaten lainnya. Kota Bandung telah memiliki Lembaga Asesmen sendiri, padahal yang biasanya memiliki adalah tingkat Provinsi’. ungkap Mustari.

Ditambahkan oleh Mustari bahwa apabila Pemerintah Kota Bandung dapat memperoleh nilai baik pada aspek ketiga yaitu pengembangan karir, maka Pemerintah Kota Bandung dapat dikecualikan dari melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi dan diganti dengan menggunakan manajemen talenta. (Red)

Categorised in: ,

Comment