Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Berita » Sempat Viral, Ibadah di Rumah Dilarang Oleh Dua Warga Kini Telah Berdamai

Sempat Viral, Ibadah di Rumah Dilarang Oleh Dua Warga Kini Telah Berdamai

(31 Views) April 20, 2020 9:46 am | Published by | No comment

TransisiNews.com, Bekasi- Sempat Viral yang tidak mengenakkan dirasakan keluarga Pak Sihombing yang tinggal di Kampung Rawa Sentul, Kec. Cikarang Pusat, Kab. Bekasi. Saat melakukan ibadah hari Minggu di rumahnya, mereka dibubarkan oleh dua orang dari masyarakat setempat, pada hari Minggu sore, (19/4/2020).

Kejadian tersebut sempat viral di berbagai media pemberitaan dan di media sosial, dan menjadi sorotan publik di masa PSBB ini.

Mengetahui kejadian ini, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Hendra Gunawan, S.I.K., M.Si. dan Dir Intelkam Polda Metro Jaya, Kombes Hirbak Wahyu Setiawan langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Melalui Whatsapp info didapatkan bahwa Arion Sihombing, anak Pak Sihombing, pihak kepolisian telah melakukan mediasi di antara kedua belah pihak. Mediasi tersebut turut dihadiri oleh NU, FKUB dan kedua belah pihak, yakni keluarga Pak Sihombing dan kedua oknum tersebut.

“Salam damai. Semua sudah mencapai kesepakatan tanpa paksaan, dengan hitam diatas putih. Aku berharap ini jalan yang terbaik,” ucapnya.

Sebelumnya dikatakan dia, pihak keluarga ingin membawa ke jalur hukum. Namun, ayahnya berpikir ulang dan kemudian menyampaikan bahwa kejadian ini tidak boleh menjadi kebencian bagi setiap orang yang melihat. Sehingga pihak keluarga menahan diri tanpa memperpanjang ke jalur hukum.

“Pelajaran bagi kita semua bahwa kasih adalah solusi terbaik dari setiap permasalahan. Stay safe buat kita semua, dan terus positif. Tuhan memberkati,” kata Arion.

Di status Instagram (IG) storynya, Arion menyampaikan bahwa persoalan ini sudah selesai dan menghasilkan kesepakatan yang baik dan meminta semua pihak untuk menerima kesepakatan ini.

Dengan mediasi yang disediakan Polres Bekasi, yang dihadirkan oleh Pak Hendra dan Pak Hibak, dihadiri oleh perwakilan NU dan FKUB, persoalan ini sudah selesai dan menghasilkan kesepakatan yang baik, kiranya kita boleh mengambil pelajaran dari kejadian ini untuk tetap bertoleransi apapun perbedaannya. Tetap positif ya teman-teman, saya berharap ini adalah jalan yang terbaik bagi kita umat beragama. Teruslah menjadi garam dan terang dimanapun kita berada. Allah memberkati,” tulis Arion.

Comment