Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Berita » PHL UPT Bina Marga Provsu ditemukan Meninggal dirumah Kontrakan

PHL UPT Bina Marga Provsu ditemukan Meninggal dirumah Kontrakan

(22 Views) Oktober 22, 2020 8:46 pm | Published by | No comment

Transisi Taput – Bonar Hasudungan Lumbantobing (45) Pekerja Harian Lepas (PHL) UPT. Bina Marga Propinsi Sumatera Utara di Tarutung warga Jalan Raja Johannes Hutabarat Desa Hapoltahan Kecamatan Tarutung Tapanuli Utara (Taput), di temukan warga tidak bernyawa dan membusuk di rumah kontrakannya.

Kapolres Taput AKBP Jonner MH Samosir SIK melalui Kasubbag Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan, setelah Polres Taput menerima informasi dari warga, Unit Inafis bersama Polsek Sipoholon langsung turun ke TKP.

“Mengingat dituasi saat ini masih pandemi, kita berkordinasi dengan Satgas Gugus Tugas Taput yang sudah berada ditempat kejadian perkara (TKP) dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap”. Ujarnya

Ditambahkan, dari keterangan saksi yang dihimpun petugas di TKP yakni Sahat Sigalingging teman korban PHL UPT Bina marga Provsu, bahwa senin (19 /10) mereka masih sama-sama bekerja dengan korban di Toba pada pukul 21.00 wib.

usai kerja saksi lalu mengantar korban ke rumah kontrakannya karena korban sudah pisah ranjang dengan istri selama lima tahun terakhir.

Esoknya, selasa 20/10 pukul 05.wib, saksi menjemput korban untuk bekerja kembali namun beberapa lama mengetok2 pintu rumah, korban tidak menyahut akhirnya saksi pergi sendiri tanpa korban.

Tetangga korban kepada petugas mengaku kalau korban tidak ada kelihatan dua hari terakhir yang biasa nya tidak pernah seperti itu.

Kemudian pada hari kamis 22/10 pukul 13.00 wib, tetangga korban mencium ada bau busuk dari rumah korban, akibat warga curiga dan melaporkan hal tersebut kepada pemilik rumah Jetro Hutabarat.

Pemilik rumah dan tetangga lalu melaporkan kepada kepala desa selanjutnya kepala desa menghubungi pihak kepolisian.

Setelah anggota kepolisian tiba di TKP, didampingi kepala desa bersama dengan warga mendobrak pintu rumah, ternyata korban sudah terlentang di ruang tengah dalam keadaan meninggal dan mengeluarkan bau busuk.

Kemudian team kita melakukan olah TKP serta menghadirkan Satgas Gugus Tugas Covid 19 Taput dengan pakaian APD lengkap untuk mengantisifasi Covid 19. Jelas Baringbing

Menurutnya, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan di TKP terhadap korban, tidak ada di temukan tanda- tanda kekerasan di tubuh korban.

Sementara istri korban Mariani Simorangkir yang sudah berada di TKP setelah menerima informasi Kematian suaminya disaksikan anak korban membuat pernyataan untuk tidak di lakukan autopsi, karena mereka yakin korban meninggal bukan karena perbuatan tindak pidana.

Kemudian mayat korban dibawa dan ditempatkan di ruang Jenazah RSU Tarutung sebelum dilakukan penguburan esoknya Jumat, 23/10 sesuai dengan kesepakatan keluarga korban. (TN/PL)

Categorised in: ,

Comment