Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Hukum & Kriminal » Perkembangan Penyidikan Jiwasraya, Tim Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Periksa Para Saksi

Perkembangan Penyidikan Jiwasraya, Tim Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Periksa Para Saksi

(106 Views) Januari 23, 2020 8:14 pm | Published by | No comment

TransisiNews.com- Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, hari ini Kamis, 23 Januari 2020, kembali melakukan pemeriksaan 5 (lima) orang saksi terkait dugaan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT.Asuransi Jiwasraya (persero).

Saksi yang dimintai keterangannya sebanyak 5 (lima) orang yakni :

1. Agung T (Nominee saham grup Tersangka BENNY TJKOROSAPUTRO) ;

2. Ahmad Subahan (Accounting & Finance Manager di PT. Trada Alam Minerba Tbk.) ;

3. Dwi Nugroho (Nominee saham grup Tersangka BENNY TJKOROSAPUTRO) ;

4. Teddy Tjokrosapoetro (Direktur Utama PT Rimo International Lestari Tbk;) ;

5. Joko Hartono Tirto (Marketing Division PT Inti Agri Resources Tbk .) ;

Dari kelima saksi tersebut, 4 (empat) orang saksi merupakan pemeriksaan perdana sebagai saksi, sedangkan 1 (satu) orang saksi atas nama Joko Hartono Tiro merupakan pemeriksaan lanjutan karena pemeriksaan sebelumnya belum selesai atau belum lengkap keterangan yang diperlukan dan dari kelima saksi tersebut dapat dikelompokan menjadi dua kelompok yaitu ;
Saksi dari pengelola saham atau managemen investasi ;
Dan saksi yang namanya dipinjam (nominee )

Selain melakukan pemeriksaan saksi, tim Penyidik bersama dengan Tim BPK RI dan TIM AMC juga melaksanakan penggeledahan antara lain di :
Rumah Tersangka HERU HIDAYAT Perumahan Intercon Kebun Jeruk Blok E.2 No. 1 Kelurahan Srengseng Kecamatan Kebun Jeruk Jakarta Barat ;
Rumah Tersangka HARRY PRASETYO Jl. Wedelia Blok G7 No.6 Paris Residence Puspita Loka Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang ;

Kegiatan lain yang berkaitan dengan aset-aset para Tersangka Tim Penyidik dan Tim Pelacakan Aset telah melakukan koordinasi antara lain :

1. Koordinasi dengan Biro Hukum Kejaksaan Agung RI. dan PPATK terkait langkah hukum analisis transaksi keuangan ke Luar Negeri ;
2. Koordinasi untuk blokir tambahan ke Kantor BPN Kota/Kabupaten terkait hasil sitaan berupa sejumlah Sertifikat HM/HGB.

Pemeriksaan pihak-pihak terkait dalam perkara ini masih akan terus dilakukan pemeriksaan baik sebagai saksi maupun ahli, guna mencari fakta hukum serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi serta mengungkap peristiwa yang sebenarnya. (Kapuspenkum/red)

Comment