Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Berita » Pendeta Bikwai H Simanjuntak M.Th: Sebab Mataku Tertuju Pada Kasih Setia-Mu, dan Aku Hidup Dalam Kebenaran-Mu

Pendeta Bikwai H Simanjuntak M.Th: Sebab Mataku Tertuju Pada Kasih Setia-Mu, dan Aku Hidup Dalam Kebenaran-Mu

(11 Views) Agustus 29, 2020 2:08 pm | Published by | No comment

Selamat pagi, selamat berakhir pekan! Dengarlah sapaan firman Tuhan hari ini dari Mazmur 26:3, “Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu, dan aku hidup dalam kebenaran-Mu!

Ditulis Oleh: Pdt. Bikwai H Simanjuntak MTh.

Calon Praeses HKBP 2020-2024

Pendeta Resort Kalimantan Barat 

Distrik XXVIII DEBOSKAB

Motto: “Satonga Ni Tangiang Do Ulaon

MATA YANG TERTUJU PADA-YA
Sebuah pantun berkata:

Dari mana datangnya lintah?
Dari sawah turun ke kali.
Dari mana datangnya cinta?
Dari mata turun ke hati
Mata memegang peranan penting dalam hidup manusia. Segala sesuatu mulai dari mata. Itu sebabnya ada banyak ungkapan dengan kata ‘mata’.

Prajurit yang sedang berjaga di perbatasan disebut pasang mata. Sebuah benda kenangan adalah tanda mata. Oom-oom yang asyik menonton peragaan busana itu sedang cuci mata. Ke Mall dibilang cuci mata.

Dihina adalah dipandang sebelah mata. Pertemuan yang bersifat pribadi disebut empat mata. Orang yang sedang naksir sering main mata. Orang yang suka lihat bini orang atau cewek cantik disebut mata keranjang. Orang yang hanya memikirkan uang disebut mata duitan. Perbuatan nekad terjadi kalau orang sudah mata gelap.

Orang yang mengintip rahasia menjadi mata-mata. Orang yang mengintip kamar mandi menjadi mata bintitan.
Mata memainkan peranan yang penting. Mata bukan hanya melihat, melainkan juga menilai dan menetapkan. Ada orang yang begitu kita lihat kita langsung penuju.

Love at first sight. Sebaliknya, ada orang yang pada perjumpaan pertama sudah memuakkan.

Mata memandang lahirlah sebuah pandangan. Pandangan ini bisa berupa simpati atau penerimaan, atau sebaliknya antipati dan penolakan. Karena itu jaga dan pergunakanlah matanya sebaik-baiknya.

Mari arahkan matanya kepada hal-hal yang positif dan membangun. Arahkanlah pandangan dan matamu hanya kepada-Nya saja. Amin! Salam sehat!

 

(*Farel Panggabean)

Categorised in: ,

Comment