Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Berita » Pemerintah Diminta Tunda Pilkada Demi Kesehatan Masyarakat Ditengah Covid-19

Pemerintah Diminta Tunda Pilkada Demi Kesehatan Masyarakat Ditengah Covid-19

(19 Views) September 27, 2020 1:10 pm | Published by | No comment

TRANSISI NEWS- Desakan untuk menunda pilkada diutarakan sejumlah pihak, terutama setelah maraknya pelanggaran protokol Covid-19 saat masa pendaftaran paslon.

Ketua Umum Pemuda Bela Bangsa (PBB) Daniel Panggabean mengatakan, Pemerintah diiminta tunda pilkada 2020, Pasalnya Kesehatan Masyarakat Indonesia itu skala prioritas, karenanya kami mendesak Pemerintah untuk penundaan pilkada 2020, karena berpotensi menghasilkan klaster baru Covid-19, ungkap Daniel di Jakarta Jumat, 27 September 2020.

“Kami berharap Pemerintah tidak menganggap sepele Pilkada. Adapun kasus Covid-19 sudah hampir 200 ribu, jadi bayangkan bila nanti bisa tembus 500 ribu bahkan melonjak sejuta lebih, bagaimana” Ujarnya.

Penundaan Pilkada 2020 ini datang dari berbagai elemen yang tergabung dalam Koalisi Tunda Pilkada 2020 ini, terus bergaung dibeberapa daerah di Indonesia.

Menurut Ketua umum PBB( Pemuda Bela Bangsa)Penundaan pilkada dimungkinkan lewat Undang-undang Nomor 6 Tahun 2020 yang sebelumnya dalam Perpu no 2 Tahun 2020, katanya.

Pada Pasal 201A UU tersebut menjelaskan bahwa jadwal pemungutan suara pada Desember 2020 bisa ditunda, asalkan terjadi bencana nonalam yang mengakibatkan tahapan pilkada tidak dapat dilaksanakan. Kita ketahui saat ini status Indonesia masih dalam keadaan darurat, bencana nasional, terang Daniel Panggabean yang juga Relawan Jokowi pada pilpres yang lalu.

Namun lembaga yang berhak menunda pilkada saat ini bersikukuh tetap melanjutkannya dan wakil rakyat di DPR sana kiranya lebih memprioritaskan kesehatan masyarakat. (Red)

Categorised in: , ,

Comment