Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Berita » Pejabat Dirjen Bea Cukai Tahun 2015-2020 Diperiksa Terkait Korupsi dan Penyalahgunaan Impor Tekstil

Pejabat Dirjen Bea Cukai Tahun 2015-2020 Diperiksa Terkait Korupsi dan Penyalahgunaan Impor Tekstil

(35 Views) Mei 6, 2020 7:08 pm | Published by | No comment

TransisiNews.com- Direktur Penyidikan pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, pada hari Senin tanggal 27 April 2020 telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-22/F.2/Fd,2/04/2020 guna melakukan penyidikan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Penyalahgunaan Kewenangan Dalam Importasi Tekstil pada Direktorat Jendral (Dirjen) Bea dan Cukai Tahun 2018 s/d 2020, Rabu 6 Mei 2020.

Tim Penyidik yang diketuai oleh Viktor Antonius S, SH. MH. dan dibawah Koordinator Bambang Bachtiar, SH. MH. sejak hari Senin, 04 Mei 2020 telah mulai melakukan pemeriksaan saksi dalam perkara tersebut dan hari ini Rabu, 06 Mei 2020 Tim Penyidik kembali memeriksa 2 (dua) orang pejabat dari Dirjen Bea dan Cukai yaitu :

1. Winarko (Kepala Sub Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Dirjen Bea dan Cukai )
2. Muhtadi (Kepala Bidang P2 Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok) ;

Sementara itu Kapuspemkum Hari Setiyono SH MH mengungkapkan pada hari Senin 04 Mei 2020 yang lalu telah diperiksa 4 (empat) orang saksi yaitu :
1. M. Amir (Kepala Sub Direktorat Intelijen pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI) ;
2. Kristi Agung Susanto (Pelaksana P2 pada KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok) ;
3. Agung Rahmadani (Pelaksana P2 pada KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok) ;
4. Muhtadi (Kepala Bidang P2 KPU Bea dan Cukai Tanjung Priuk) ;

Sedangkan pada hari Selasa, 05 Mei 2020 telah diperiksa Sdr. Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta dalam jabatannya sebagai Direktur P2 pada Direktorat P2 Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI.

Pemeriksaan para saksi tersebut dilakukan guna mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam pasal 1 angka 2 KUHAP ;

Pemeriksaan para saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid 19, antara lain dilaksanakan dengan memperhatikan jarak aman antara saksi dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta bagi para saksi wajib mengenakan masker dan selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan. (Red)

Categorised in: , ,

Comment