Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Berita » Menteri Kesehatan RI, menyerahkan santunan kepada ahli waris tenaga kesehatan yang wafat saat menangani Covid-19

Menteri Kesehatan RI, menyerahkan santunan kepada ahli waris tenaga kesehatan yang wafat saat menangani Covid-19

(24 Views) Juli 17, 2020 10:57 pm | Published by | No comment

TRANSISI NEWS- Menteri Kesehatan RI, Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI, menyerahkan santunan kepada ahli waris tenaga kesehatan yang wafat saat menangani Covid-19 di RSUD Ulin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (17/7).

Santunan sebesar Rp 300 juta masing-masing diberikan kepada tiga ahli waris tenaga kesehatan yang wafat yaitu (Alm) dr. H. Hasan Zain, Sp.P yang bertugas di RS Islam Banjarmasin; (Alm) Untung S.Kep, Ns, M.Kes yang bertugas di RSUD Ulin Banjarmasin dan (Alm) H.M. Zakaria, S.Kep, Ners yang bertugas di Dinas Kesehatan Kab. Tanah Laut.

Selain pemberian santunan, Menteri Kesehatan juga memberikan insentif tenaga kesehatan yang bertugas menangani Covid-19 kepada 42 tenaga kesehatan di RSU Bhayangkara, 60 tenaga kesehatan di KKP Banjarmasin dan 42 tenaga kesehatan di BBTKLPP Banjarmasin secara simbolis.

Penyerahan santunan untuk tenaga kesehatan yang wafat oleh Menteri Kesehatan RI ini adalah kali ke sembilan yang sebelumnya dilakukan di:
1. RSUP dr. Hasan Sadikin untuk satu tenaga kesehatan (20/6)
2. RSUD dr. Soetomo untuk tiga tenaga kesehatan (24/6)
3. RSPAD Gatot Subroto untuk dua orang tenaga kesehatan (30/6)
4. RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo untuk enam tenaga kesehatan (1/7)
5. RS dr. Oen Solo untuk dua tenaga kesehatan (3/7)
6. RS Nahdlatul Ulama Jombang untuk dua tenaga kesehatan (4/7)
7. Pangkalan Udara Militer Sultan Hasanuddin Makassar untuk lima tenaga kesehatan (8/7)
8. Poltekkes Kemenkes Semarang untuk lima tenaga kesehatan (11/7).

Turut hadir bersama Menteri Kesehatan dalam acara ini yaitu Staf Khusus Menkes Bidang Peningkatan Pelayanan, Staf Khusus Menkes Bidang Tata Kelola Pemerintahan, Kepala Badan PPSDM Kesehatan, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (LS/DR)

Categorised in: , ,

Comment