Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Berita » Mensos Inginkan Perubahan Data Penerima Manfaat Dari Pemerintah

Mensos Inginkan Perubahan Data Penerima Manfaat Dari Pemerintah

(15 Views) November 17, 2020 10:05 pm | Published by | No comment

TransisiNews.com- Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara menginginkan adanya pembaruan data penerima manfaat bantuan dari pemerintah. Sebab, Juliari melihat banyak daerah kabupaten/kota tidak melakukan pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Juliari mengatakan pada Selasa (17/11/2020). Ada sekitar 400 kabupaten atau Kota yang tidak memperbarui data selama lima tahun. Dia meminta agar jangan memelihara keluarga itu-itu saja yang dapat bantuan.

“Jangan karena ada kuota,” tegas Juliari.

Menurutnya, pemberian bantuan harus memenuhi prinsip keadilan. Pasalnya, saat ini masih banyak orang di luar yang layak menerima bantuan tetapi belum menerima bantuan. Oleh karena itu, Kemensos akan melakukan evaluasi data penerima manfaat bantuan pemerintah.

Adapun beberapa bansos yang disalurkan Kemensos, antara lain, Program Sembako yang dahulu bernama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi yang terdampak penyebaran Covid-19.

Kemensos kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat berupa BST senilai Rp 300.000 per bulannya. Bansos Tunai ini merupakan penyaluran tahap dua yang berlangsung hingga Desember 2020.

Sebelumnya, Kemensos telah menyalurkan BST senilai Rp 600.000 per bulan yang disalurkan pada bulan April sampai Juni 2020.

Sementara itu, juru bicara Kemensos Adhy Karyono mengatakan bahwa, bantuan Rp 300.000 disalurkan untuk 9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sembilan juta penerima bansos tunai ini bukan merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

(Farel Panggabean)

 

Categorised in: ,

Comment