Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Nasional » Masa Pandemi Covid-19, Sinode Godang HKBP Mungkin Ditunda

Masa Pandemi Covid-19, Sinode Godang HKBP Mungkin Ditunda

(6 Views) September 8, 2020 9:51 pm | Published by | No comment

Transisi Taput – Bertempat di Gedung Aula Kantor Pusat HKBP di Pearaja Kec. Tarutung, Ephorus HKBP Pdt. Dr Darwin Lumbantobing Mth menerima sejumlah warga Tapanuli Utara(Taput)

Kedatangan mereka untuk menyampaikan permohonan agar Sinode Godang (SG) HKBP yang dilaksanakan dalam waktu dekat, supaya tidak dilakukan di KabupatenTapanuli Utara (Taput) untuk mencegah penyebaran Covid–19.

“Kami sebagai warga desa Simanungkalit bermohon kepada Ompung Ephorus agar Sinode. Godang HKBP janganlah dilakukan di Sipoholon” mohon B. Simanungkalit warga Desa Simanungkalit lokasi perhelatan SG HKBP.

Dikatakan, SG HKBP yang akan dilaksanakan bulan Oktober ini dihadiri peserta dari seluruh distrik yang ada di Indonesia. Baik itu dari wilayah yang dikategorikan Zona merah, sehingga penularan Covid–19 dalam kegiatan itu berpotensi tinggi.

Senada, Tohom L. Tobing warga Kec. Tarutung juga bermohon agar lokasi SG HKBP bisa dipindahkan kedaerah yang lain.

Sebab menurutnya, dengan peserta yang mencapai ribuan orang dari seluruh distrik akan transit ke Kab. Tapanuli Utara. Yang memungkinkan paparan Covid–19 di Taput bisa terjadi.

“kita disini, bukan ingin menyampaikan agar SG ini dibatalkan atau ditunda. Akan tetapi supaya tempatnya dipindahkan” tutur Tohom warga Tarutung jemaat HKI ini.

Disis lain Tulus Nababan, aktivis gerakan masyarakat memaparkan fakta fakta adanya pelarangan kegiatan keagamaan yang dihadiri orang banyak.

Dia mencontohkan, kegiatan tabliq akbar yang ditunda pelaksanaannya untuk mencegah penyebaran Covid–19.

Sementara Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumban Tobing, MTh mengapresiasi positif permohonan warga Taput tersebut.

Ephorus menggambarkan permohonan warga tersebut sebagai support baginya dan akan diutarakan pada rapat rapat panitia SG nantinya.

Dipaparkan, kekhawatiran warga akan penyebaran Virus Covid–19 pada perhelatan SG HKBP masih dalam tahap wajar.

Sebab peserta yang akan hadir dari 31 distrik yang ada di Indonesia ada sekitar 1200 selain panitia kegiatan, dimana ada juga peserta dari daerah kategori zona merah.

Karena itu menurutnya, walaupun Ephorus yang menetukan kapan pelaksanaan SG HKBP tersebut. Akan tetapi sekaitan adanya permohonan masyarakat, maka pelaksanaannya bisa dikaji kembali.

“Betul Ephorus yang menentukan kapan akan dilaksanakan SG HKBP, namun dengan adanya permohonan dari masyarakat maka pelaksanaanya dapat dikaji kembali” tutur Ephorus.

Ephorus juga mengakui, dia tidak bisa membuat keputusan sendiri untuk membatalkan, akan tetapi hal ini akan di bawakan pada rapat rapat panitia nantinya.

Selanjutnya, Ephorus mengatakan bahwa untuk memindahkan
perhelatan tersebut tidaklah mungkin. Yang mungkin adalah menunda SG HKBP.

“Untuk memindahkan lokasi kegiatan tidaklah mungkin, kemungkinan kegiatan hanya bisa ditunda” sebut Ephorus mengahiri. (Tim)

Categorised in:

Comment