Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Ekonomi, Keuangan & Bisnis » Kemenparekraf Jadikan Hotel Ibis dan U Stay Mangga Besar Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 OTG

Kemenparekraf Jadikan Hotel Ibis dan U Stay Mangga Besar Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 OTG

(39 Views) September 29, 2020 5:43 am | Published by | No comment

TransisiNews.com– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Wishnutama Kusubandio meninjau langsung kesiapan hotel yang menjadi lokasi isolasi pasien konfirmasi tanpa gejala (gejala ringan) dalam program reaktivasi industri perhotelan yang dijalankan Kemenparekraf/Baparekraf dalam upaya menekan penyebaran Covid-19.

Menparekraf tampak didampingi Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/ Baparekraf, Nia Niscaya dan Kasubdit Karantina Kesehatan, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, dr. Benget Saragih, Rabu (23/9) lalu, meninjau Ibis Styles Mangga Dua, Jakarta, salah satu hotel yang direkomendasikan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan telah dicek kesiapannya oleh Kementerian Kesehatan.

U Stay Mangga Besar Hotel yang juga turut program pemerintah melalui Menparekraf dari PHRI.

Begitu juga dengan Hotel U Stay Manga Besar merupakan Hotel yang juga menjadi tempat isolasi untuk pasien terduga Covid-19 yang diprakarsai oleh Kemenparekraf yang memiliki fasilitas dan  tata cara pasien dalam mendapatkan layanan seperti makanan, minuman serta layanan kesehatan yang disiapkan Kementerian Kesehatan.

Menparekraf juga memastikan kesiapan para pekerja hotel agar benar-benar bisa menjalankan tugasnya melayani namun tetap aman Covid-19.

“Saya benar-benar menekankan bahwa protokol kesehatan harus dijalankan agar tujuan dan harapan kita bersama bahwa penyebaran Covid-19 dapat ditekan atau bahkan menjadi klaster baru sehingga kita bisa memasuki era adaptasi kebiasaan baru lebih baik lagi,” terang Menparekraf.

Sementara itu Nanto, Manager Hotel U Stay Mangga Besar kepada Awak Media menjelaskan, segala fasilitas dan kesiapan APD dan makanan disini telah mengikuti Prokes, ungkapnya, Selasa 28 September 2020.

Disinggung pasien isolasi sementara Nanto mengakui bahwa,” para pasien ini diantar dari pihak puskesmas kecamatan yang berasal dari DKI Jakarta, berikut data sementara Pasien Program Pemerintah: Gropet 8, Taman Sari 1, Pasar Minggu 4, Cilandak 4, Mampang 2, Kebayoran baru 4, dan Total 23 pasien.” Kata Nanto. (Rom)

Comment