Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Hukum & Kriminal » Kejaksaan Tangkap Terpidana Perkara Pembangunan Nias Water Park 2015

Kejaksaan Tangkap Terpidana Perkara Pembangunan Nias Water Park 2015

(45 Views) Februari 19, 2020 8:23 am | Published by | No comment

TransisiNews.com- Senin, 17 Februari 2020 kemarin sekira pukul 14.00 WIB, Tim Tabur Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias Selatan dan Tim Jaksa Eksekutor Pidsus Kejari Nias Selatan telah menangkap buronan atau Daftar Pencarian Oorang (DPO) Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara atas nama JOHANES LUKMAN LUKITO, B.Sc. Direktur PT. Rejo Megah Makmur Engineering.

JOHANES LUKMAN LUKITO, B.Sc. sendiri adalah Terpidana dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Proyek Pembangunan Nias Waterpark yang berdasarkan Putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor 593 K/Pid.Sus/2019 tanggal 21 Mei 2019 diputuskan bersalah dengan amar putusan :
1. Menyatakan Terdakwa JOHANES LUKMAN LUKITO, B.Sc. terbukti melakukan Tindak Pidana Korupsi secara bersama-sama ;
2. Menjatuhkan pidana penjara terhadap Terdakwa selama 4 (empat) tahun dan denda Rp 200.000.000,- (duaratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 4 bulan ;
3. Menghukum terdakwa JOHANES LUKMAN LUKITO, B.Sc. untuk.membayar uang pengganti sebesar Rp. 7.890.698.714,- dikompensasi dengan uang yang disetor Terdakwa Rp.4.500.000.000,- sisa uang pengganti sebesar Rp.3.390.698.714,- dengan ketentuan apabila tidak membayar Uang Pengganti dalam 1 (satu) bulan maka harta benda disita oleh Jaksa dan dilelang untuk.menutupi Uang Pengganti dan apabila Terdakwa tidak mempunyai harta benda yang cukup maka dipidana penjara selama 4 (empat) tahun.

Sesuai rilis diterima TransisiNews.com Selasa 18 Februari 2020 bahwa J.LUKMAN LUKITO, B.Sc. dilakukan untuk proses eksekusi perkara, menyusul Terpidana YULIUS DAKHI (Direktut PT. Bumi Nisel Cerlang) yang sudah menjalani hukuman terlebih dahulu dlam Perkara Tindak Pidana Korupsi Proyek Pembangunan Nias Waterpark di Kabupaten Nias Selatan yang bersumber dana dari Penyertaan Modal APBD Kabupaten Nias Selatan Tahun Anggaran 2015 kepada PT. Bumi Nisel Cerlang (BUMD di Kabupaten Nias Selatan).

Terpidana ditangkap di kawasan Mall Avenue Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara ketika sedang bersama dengan Penasihat Hukumnya dan setelah dijelaskan maksud kedatangan Tim Tabur kepada Penasihat Hukum Terpidana, sekira pukul 17.00. WIB Terpidana dibawa menuju Bandara Soekarno Hatta untuk diterbangkan menuju Kuala Namu Medan pada pukul 20.00 WIB. Setiba di Medan dan setelah kelengkapan administrasi eksekusi Terpidana JOHANES LUKMAN LUKITO BSc dilengkapi di Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara, Terpidana dibawa oleh Tim Tabur Intel dan Tim Pidsus Kejari Nias Selatan ke Lapas Tanjung Gusta untuk menjalani Hukuman sesuai Putusan MA tersebut diatas.

Program Tangkap Buronan (Tabur) merupakan upaya optimalisasi penangkapan buronan pelaku kejahatan dalam rangka penuntasan perkara baik tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus. Ditetapkan target bagi setiap Kejaksaan Tinggi di seluruh Indonesia yaitu minimal 1 (satu) kegiatan pengamanan terhadap buronan kejahatan untuk setiap triwulan.
Periode 2018-2019 terdapat 371 orang buronan pelaku kejahatan yang berhasil diamankan melalui program ini, terdiri dari 207 orang buronan kejahatan di tahun 2018 dan 164 orang buronan kejahatan di tahun 2019.

Pada tahun 2020 Program Tabur untuk Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara merupakan keberhasilan pertama, sedangkan secara nasional Program Tabur Tahun 2020 sudah berhasil menangkap sebanyak 6 orang. (Kapuspenkum/red)

Comment