Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Berita » GP Ansor PERGUNU Depok: “Ayo Ringankan Beban Guru Ngaji”

GP Ansor PERGUNU Depok: “Ayo Ringankan Beban Guru Ngaji”

(11 Views) April 13, 2020 10:55 pm | Published by | No comment

TransisiNews.com, Depok- Gerakan Pemuda Ansor Pimpinan Cabang Kota Depok, memasuki bulan April memulai gerakan canangkan “Ayo Bantu Guru Ngaji”.

“Sejak pandemi virus corona masuk menjangkit indonesia terutama Depok, pemerintah pusat berlakukan Sosial Distencing, lanjut pembatasan sosial bersekala besar. Hal ini berdampak sosial dan ekonomi, tidak tekecuali guru ngaji,” ungkap Abdul Kodir selaku ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor kota Depok, pada Ahad, (13/4).

Gerakan ini dilakukan dalam rangka wujudkan komitmen untuk bangsa dan agama. “Dalam situasi seperti ini kondisi ekonomi siapapun pasti memburuk, terlebih berpenghasilan harian. Sesuai komitmen bangsa dan agama, Ansor dan banser akan perhatikan juga orang-orang yang iklas seperti guru ngaji,” tuturnya.

Ia menambahkan, pimpinan GP Ansor Kota Depok untuk mewujudkan gerakan “Ayo Bantu Guru Ngaji” memaksimalkan sosialisasi internal mengajak ke beberapa pengurus Ansor dan banser untuk berdonasi.

“Kita gerak bersama dan mengajak siapa saja yang mempunyai kelebihan harta untuk mendonasikan melalui gugus peduli penanganan covid 19, PC Ansor Kota Depok.

Ditempat terpisah, ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kota Depok, Acep Pudoli menyayangkan pemerinta baik pusat ataupun daerah.

Ramainya di media sosial berupa postingan pembagian masker, makanan, sampai kepada sembako dan uang yang dilakukan Pemerintah, Organisasi, dan para Relawan Kemanusiaan, “tambah Acep.

Sambung Acep, seolah terlewatkan adanya yang terdampak akibat wabah Covid-19 yaitu, dari kalangan ustadz dan kiai di kampung-kampung, yang aktivitas kesehariannya total terhenti karena wabah Covid-19.

Lanjut Acep, hebatnya mereka para Ustadz guru ngaji diam, mereka malu jika harus meminta apalagi menjerit kepada orang lain, kami berharap perhatian dari Pemerintah kepada para ustadz dan guru ngaji Lekar yang berada di kampung. (Red)

Categorised in: ,

Comment