Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Berita » Cegah Penyebaran Covid-19, Posko Desa Siaga Huta Tinggi Sesuai S.O.P Kemendes

Cegah Penyebaran Covid-19, Posko Desa Siaga Huta Tinggi Sesuai S.O.P Kemendes

(28 Views) April 15, 2020 4:15 pm | Published by | No comment

Transisinews.com, Taput- Personil Posko relawan tanggap Covid-19 di jalan masuk ke Desa Hutatinggi, Kec. Parmonangan, Kab.Tapanuli Utara, Sumut terpantau lengkap memakai Alat Pelindung Diri (APD) sesuai S.O.P Kementrian Desa.

Desa Huta tinggi ini merupakan satu desa dari Kec. Parmonangan yang berbatasan langsung dengan Kec. Sipoholon.

Terlihat petugas personil posko dilengkapi APD baju pelindung lengkap sarung tangan, penutup kepala juga masker dan thermogun. Ditambah dengan wastafel tempat cuci tangan dan hand sanitizer dilokasi posko.

Petugas posko akan memberhentikan setiap kenderaan yang masuk, kemudian melakukan penyemprotan ke kenderaan. Dan meminta pemilik maupun penumpang melakukan cuci tangan.

Kepala desa(Kades) Huta tinggi, Parsaoran manalu mengutarakan, kesiapan APD bagi personil posko tanggap Covid-19 di desanya adalah sesuai Standart Operasional Prosedural(SOP) konsep dari kementerian desa.

“Memang kita siapkan APD sesuai S.O.P, konsep dari kementerian desa” ungkap Parsaoran.

Dikatakan, dalam Gugus tugas desa siaga Covid-19 desa Hutatinggi, ada 35 personil. Diisi 7 orang tenaga kesehatan, 5 orang kader posyandu serta dokter, ditambah perangkat desa.

Menurutnya, ada 25 set baju pelindung yang telah dipersiapkan bagi 25 personil yang menjaga posko tanggap desa siaga setiap harinya.

Diterangkan juga, dari ke 35 relawan desa siaga Covid-19, dibagi 12 orang perhari. Dengan jadwal, dalam satu hari ada dua kali pertukaran jaga posko. Ada jadwal pagi ke sore,berganti Sore ke malam.

“Kita bagi tugas menjadi dua shift,
Shift pagi sampai sore, kemudian digantikan shift malam” papar Kades Hutatinggi

Sedangkan anggaran yang dipakai disebutkan kades yang juga ketua Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 desa Hutatinggi ini berasal dari Kemendes anggaran Dana Desa.

Sementara kondisi kesehatan warga desa Hutatinggi dikatakan Parsaoran, saat ini ada dua orang ODP. Warga desa yang merantau sedang mudik.

Disisi lain Parsaoran juga berharap, agar pintu masuk atau perbatasan kecamatan diperketat. Sebab dengan itu potensi penyebaran Cobid-19 bisa di minimalisir.

“Yang kita harapkan, setiap pintu masuk kecamatan maunya di perketat, dengan begitu potensi penyebaran Covid-19 diminimalisir”. Ujar Parsaoran menutupi pembicaran.

(Maju Simanungkalit)

Categorised in: , ,

Comment