Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Daerah » Bandar Judi Tembak ikan Diamankan Polres Taput

Bandar Judi Tembak ikan Diamankan Polres Taput

(62 Views) Maret 27, 2020 1:06 am | Published by | No comment

TransisiNews.com, Taput- Disaat Pemerintah dari tingkat pusat sampai tingkat desa disibukkan dengan penanggulang wabah Virus corona. Namun ada saja yang tak mengindahkan hal itu, bahkan terkesan memanfaatkan kesempatan tersebut.

Seperti diketahui saat ini pemerintah mengerakkan seluruh kekuatan setiap instansi pemerintah, lembaga dan bahkan elemen masyarakat , untuk bisa saling membantu memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Untuk mendukung program tersebut, sejumlah langkah antisipasi sudah diberlakukan, Seperti Social distancing bahkan dinaikkan menjadi physical distancing yang artinya, melarang pertemuan yang sifatnya mengumpulkan massa dan lebih spesifik lagi agar menjaga jarak 1 meter.

Bahkan dalam beberapa kebijakan, pihak Pemkab bersama Kepolisian dan TNI menghimbau pembatasan warga berkerumun.

Dan ditambah lagi dengan kebijakan dari pemkab menyemprot desinfektan, semuanya untuk mengurangi dan memutus mata rantai Covid-19

Diketahui kepolisian resort Tapanuli utara, selasa (24/03/2020) pukul 21.00 wib telah mengamankan tiga orang pemain judi jenis tembak ikan dan satu orang penyedia tempat diamankan petugas dari Satres Polres Tapanuli Utara. Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Tapanuli Utara melalui Kasubbag humas
Aiptu.W.Baringbing

Dikatakan, ada empat orang yang diamankan di salah satu rumah warga di pasar siborongborong, Kec.Siborong-borong, Kab.Tapanuli Utara, Sumut.

“Mereka yang kita amankan yaitu Monang Marudut Pardede ( 50 ) warga Jln dolok martimbang kelurahan pasar siborongborong taput selaku pemilik rumah dan sekaligus penyedia” terang Baringbing.

Sedangkan tiga orang lainnya sambung kasubbag humas, yaitu Daniel Silaban(31), jalan sanip kecamatan siborongborong, Taput, Maradu heri parulian silaban ( 30 ) warga hutanagodang desa siponjot kecamatan lintong nihuta kabupaten humbahas dan Pirhot Maju Aritonang ( 30 ) warga desa desa sitabo-tabo kecamatan Siborong-borong.

Menurut Kasubbag humas Polres Tapanuli Utara, Petugas kepolisian mengamankan mereka saat mereka asyik bermain judi tembak ikan.

Hal ini merupakan informasi dari masyarakat yang sudah resah dengan keberadan mesin judi tersebut.

Disamping adanya larangan yang sifat nya berkumpul-kumpul, untuk memutus mata rantai Covid-19 yang selalu di abaikan penyedia tempat mesin judi tembak ikan.

“Saat mereka di amankan , petugas kita mengamankan barang bukti berupa 1 buah mesin judi jenis ikan-ikan yang masih hidup dan kondisi baik, Uang tunai sebanyak Rp. 512. 000 ( lima ratus dua belas ribu rupiah) serta 4 ( empat ) Unit Handphone, ujar Baringbing.

Dan saat ini, ke empat orang tersebut masih di amankan di polres taput, untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan serta proses penyidikan.

Sementara sejumlah warga geram dengan sikap Bandar judi yang sengaja menditribusikan fasilitas judi di lingkungan Kab. Tapanuli Utara.

Sehingga berpotensi mengancam jiwa masyarakat Tapanuli Utara dengan penyebaran Covid-19

“Mereka menganggap Bandar judi tersebut sebagai penghianat bangsa, yang dengan sengaja menantang Pemerintah”

“Mereka itu (Bandar judi- red) sudah layak disebut Penghianat bangsa, karena di tengah maraknya Virus corona tersebar di Tapanuli Utara ini, ada saja yang tak mengindahkan, mereka layak dihukum mati”. Tegas M. Simanungkalit kepada media. (Red)

Categorised in:

Comment