TransisiNews.com, Boyolali– Tugas pokok TNI tentang operasi militer selain perang yakni ikut terlibat dalam penanggulangan bencana, baik itu bencana alam maupun bencana lainnya, termasuk wabah covid-19 ini. TNI wajib turut serta dalam mengupayakan prosedur pencegahan virus covid-19, (28/4)

Seperti halnya yang dilakukan oleh kedua prajurit bintara pembina desa (babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 19/Juwangi Kodim 0724/Boyolali dalam membantu proses pemakaman warganya yang meninggal dunia di Dukuh Kalitlawah, Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.
Tugas mulia tersebut dilakukan dua prajurit Babinsa Sertu Triyadi dan Serda Soni Wahyu Putranto.

Babinsa membantu prosesi pemakaman jenazah Ny. Sri Mulyani (54) yang merupakan warga Desa Ngaren Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali yang meninggal karena sakit saat di rawat di Rumah Sakit Umum Pandanarang Boyolali.

Pelaksanaan pemakaman almarhumah Ny.Sri Mulyani dilaksanakan secara protokoler Covid -19 oleh pihak RSU.Pandanarang Boyolali dibantu oleh Babinsa dan relawan Desa Ngaren walaupun yang bersangkutan bukan pasien Covid-19 . Dalam proses pemakaman juga disaksikan oleh warga sekitar yang berada diluar komplek makam.

Babinsa juga menekankan kepada warga yang berada disekitar makam yang ingin melaksanakan takziah agar menjaga jarak dan tetap memakai masker sesuai dengan himbauan pemerintah tentang prosedur pencegahan virus covid-19.
”Mohon kepada warga agar tidak berkerumun dan tetap memakai masker masing-masing semua demi kebaikan kita bersama !!” himbau Sertu Triyadi kepada warga.

Hadir dalam pelaksanaan pemakaman Danramil 19 Juwangi Kapten Inf Suyatno yang diwakili Babinsa Ngaren Sertu Triyadi, Polsek Juwangi diwakili Kepala SPK Aiptu Dadut Joko Sutrisno , tim gugus tugas pencegahan covid-19 Kecamatan Juwangi, Kepala Desa Ngaren Bp.Budiyono serta warga setempat selama pelaksanaan pemakaman berjalan dengan aman dan kondusif.

Pihak keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama dan partisipasi semua pihak atas terlaksananya pemakaman almarhumah.

(Agus Kemplu/red)

Kiriman serupa

Comment